Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kenapa anakmu, kamu larang ke masjid atau majlis ilmu?


Anak, Masjid, dan Majlis Ilmu

“Kalau Rasulullah solat, apabila beliau sujud, Hasan serta Husein bermain menaiki belakang Rasulullah. Lalu, bila ada beberapa sahabat yang menginginkan melarang Hasan-Husein, Rasulullah memberikan isyarat untuk membiarkan mereka. Serta, jika sesudah usai solat, Rasulullah memangku ke-2 cucunya itu.” (HR. Ibnu Khuzaimah)

Abdullah Bin Buraidah meriwayatkan dari ayahandanya, “Rasulullah tengah berkhutbah (di mimbar masjid) lantas (kedua cucunya) Hasan serta Husein datang (bermain-main ke masjid) dengan memakai baju kembar merah, serta berjalan dengan sempoyongan, jatuh bangun (lantaran memanglah masih balita). Lantas, Rasulullah turun dari mimbar masjid, serta mengambil kedua cucunya itu. Kemudian beliau membawa mereka naik ke mimbar kembali. Lalu Rasulullah berkata, ‘Maha Benar Allah, kalaulah harta serta anak adalah fitnah, apabila telah melihat kedua cucuku ini, aku menjadi tak dapat sabar (mendekatinya).’ Lantas Rasulullah kembali meneruskan khutbahnya.” (HR. Abu Daud)

Tahukah engkau, jika Rosululloh Saw begitu menyayangi anak kecil?

Lantas, ketika ada anak kecil (Hasan dan Husen) di masjid, beliau malah mendekat dan menggendong mereka? Bukannya mengusir atau memarahinya?

Ingatkah, keruntuhan islam dan melemahnya iman, itu sudah dimulai sejak pendidikan anak di usia dini?

Tahukah, jika ada istilah ini...
'Mengajari anak, layaknya mengukir di atas batu. Mengajari orang tua, layaknya mengukir di atas air.'

Janganlah menyalahkan anak-anak yang ribut di masjid.
Tapi salahkanlah orang tuanya yang tidak mendampinginya ke masjid...

Karena sejatinya, anak-anak itu paling menurut dengan orang tuanya...
Atau, orang tuanya lah yang tahu cara mengajar anak kecil itu...

Jangan salahkan anak ramai di masjid.
Karena orang tuanya tak mau mendidik anaknya, apa pentingnya di masjid.

Jangan salahkan anak ramai di masjid.
Jika orang tua tak tahu bagaimana membuat anak nyaman di masjid.



Seberanya, itu tak hanya berlaku untuk di masjid.
Di majlis ilmu, pengajian, ziarah dll.

Sertakanlah anak kalian jika mampu.
Agar anak kalian tak asing dengan semacam itu.
Agar anak kalian tak berbeda keyakinan dengan kalian.
Agar anak kalian bisa menolong kalian ke surga.
Agar anak kalian tak menyeret kalian ke neraka.

just think it..

Posting Komentar untuk "Kenapa anakmu, kamu larang ke masjid atau majlis ilmu?"

Berlangganan via Email